Aqiqah menjadi salah satu perintah agama yang hukumnya sunnah muakkad. Menjadi momen sekali seumur hidup, usahakan memilih kambing aqiqah yang terbaik untuk pelaksanaan ibadah ini.
Tak hanya doa dan tata cara pelaksanaan yang perlu diperhatikan, pemilihan hewan aqiqah juga sangat penting. Itulah mengapa informasi seputar aqiqah sangat penting diketahui oleh setiap orang tua.
Anda perlu memahami seperti apa ciri-ciri hewan yang layak untuk disembelih. Ada berbagai faktor penting yang menjadi pertimbangan agar mendapatkan kambing yang bagus untuk aqiqah.
Layak disembelih di sini bukan hanya sah secara syariat, namun juga berkualitas. Meskipun daging dimasak dengan peralatan mewah, jika kualitas dagingnya buruk tentu hasilnya tidak maksimal.
Adapun aqiqah anak laki-laki dan anak perempuan berbeda dalam jumlah. Untuk anak laki-laki disembelihkan 2 ekor kambing, sedangkan untuk anak perempuan 1 ekor saja.
“Semua anak yang lahir tergadaikan dengan aqiqahnya.” (HR. Abu Dawud, At Tirmidzi dan An Nasa-i)

Syarat dan Kriteria Kambing untuk Aqiqah
Anda harus memperhatikan beberapa syarat agar kambing layak digunakan. Tidak boleh sembarangan dalam memilih kambing untuk aqiqah. Pemahaman mengenai kriteria hewan ternak untuk aqiqah sangat diperlukan agar ibadah sah secara syariat.
- Sehat
- Tidak hilang sebagian anggota badan seperti tanduk atau kuping
- Tidak cacat dan tidak ompong
Selain itu, diutamakan berjenis kelamin jantan, meskipun tidak ada hadits yang menyatakan bahwa hewan aqiqah wajib jantan. Hal ini penting untuk menjaga kelangsungan reproduksi hewan.
Persyaratan di atas merupakan qias dari kambing untuk qurban. Oleh karena itu, syarat kambing aqiqah pada dasarnya sama dengan kambing qurban.
Tentu yang paling afdol ialah memenuhi persyaratan tersebut. Ada banyak manfaat dalam aqiqah, seperti mempererat silaturahmi dengan kerabat, tetangga, dan fakir miskin.
Mengenal Jenis Kambing untuk Aqiqah
Sebelum membelinya, ketahui pula jenis kambing aqiqah yang umum digunakan di Indonesia, seperti kambing kacang, kambing etawa, maupun domba. Anda juga bisa memilih antara kambing jantan atau betina.
Banyak orang tua sering mempertimbangkan perbedaan kambing dan domba untuk aqiqah sebelum menentukan pilihan. Keduanya sama-sama diperbolehkan selama memenuhi kriteria syariat.
7 Cara Memilih Kambing Aqiqah yang Bagus
Bagi Anda yang ingin memilih dan membeli sendiri, berikut beberapa tips dan cara memilih kambing aqiqah yang perlu diketahui.
Ciri-ciri kambing yang sehat antara lain tubuhnya kuat, berdada lebar, pinggangnya lurus, serta kakinya kokoh dan kuat. Ukuran tubuhnya ideal, tidak terlalu gemuk maupun kurus.
Jadi, kambing sehat tidak harus selalu sangat gemuk. Jangan jadikan besar ukuran hewan sebagai satu-satunya tolok ukur.
1. Mata yang Sehat
Kambing yang sehat dapat dilihat dari bagian matanya. Jika matanya fokus dan jernih, dapat dipastikan hewan dalam kondisi baik.
Hindari memilih kambing dengan mata yang merah atau berair berlebihan. Mata merah menandakan hewan sedang kurang sehat.
2. Gigi dan Kuku yang Bersih
Perhatikan pula rahang dan giginya. Rahang gigi harus kuat untuk mengunyah makanan dengan baik.
Kuku yang bersih juga menjadi indikator penting. Kuku bersih menandakan kambing terawat dan bebas dari risiko penyakit cacingan.
3. Punggung dan Paha yang Berisi
Kambing dengan daging banyak dapat dilihat pada bagian punggung dan pahanya. Punggung yang lebar menandakan jumlah daging yang melimpah.
Dengan begitu, masakan berbahan dasar daging kambing yang diolah akan menghasilkan porsi lebih banyak. Idealnya berat kambing cukup umur adalah 30 hingga 40 kg.
Jika membagikan daging dalam jumlah banyak, Anda bisa membagikan panduan cara mengawetkan daging tanpa kulkas kepada penerima agar daging tetap awet dan segar.
4. Membeli dalam Kondisi Hidup
Membeli kambing aqiqah dalam keadaan hidup bertujuan agar kualitas daging terjamin segar. Selain itu, Anda bisa memastikan riwayat kesehatannya.
Jika memesan paket secara online, mintalah dokumentasi video pemotongan. Lebih baik lagi jika konsumen memahami cara beternak kambing dari penyedianya.
5. Hindari Membeli Daging yang Sudah Dipotong
Membeli daging yang sudah dipotong cukup berisiko karena pembeli tidak bisa melihat fisik awal kambing tersebut.
Anda tidak bisa memastikan apakah penyembelihan dilakukan sesuai aturan syariat Islam dengan mengatasnamakan nama Allah.
6. Jangan Mudah Tergiur Harga Murah
Harga mahal tidak selalu menjamin mutu, dan harga terlalu murah patut diwaspadai. Sesuaikan pilihan dengan budget yang Anda miliki.

Cari informasi harga pasar terlebih dahulu secara online maupun dari peternak terpercaya.
Penyedia jasa seperti aqiqah jakarta Aqiqah Satu menawarkan berbagai pilihan paket bervariasi sesuai kebutuhan Anda.
7. Minta Rekomendasi dari Kerabat
Jangan ragu bertanya kepada kerabat atau teman yang pernah melaksanakan aqiqah. Rekomendasi dari mereka membantu Anda menemukan peternak jujur.
Demikianlah ulasan mengenai tips dan cara memilih kambing aqiqah yang baik dan sah secara syariat. Semoga ibadah aqiqah buah hati Anda berjalan lancar.