Manfaat Daging Kambing untuk Kesehatan dan Kandungan Gizinya

Saat hari Raya Idul Adha tiba atau saat Aqiqah, kita dapat memanfaatkan daging kambing sebagai bahan olahan masakan yang lezat. Sate, tongseng, sop, gulai, dan lainnya merupakan beberapa masakan dengan bahan dasar daging kambing yang sangat populer. Namun, sering timbul pertanyaan tentang porsi aqiqah satu kambing yang cukup untuk disajikan kepada para tamu.

Hanya saja, ketika menikmati berbagai makanan berbahan daging ini ada banyak ketakutan yang muncul, khususnya saat makan daging kambing.

Kebanyakan orang berpikir bahwa makan terlalu banyak daging merah akan berdampak buruk bagi kesehatan jantung dalam jangka panjang.

Kini semakin banyak pakar yang menyatakan bahwa ada banyak manfaat daging kambing untuk kesehatan serta kaya akan nutrisi. Daging kambing dianggap lebih rendah kalori, rendah total lemak, lemak jenuh, serta rendah kolesterol dibanding daging sapi dan jenis daging lainnya.

Melansir Times of India, daging kambing juga memiliki tingkat zat besi yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan daging sapi, domba, dan ayam dalam porsi yang sama.

Selain itu, daging kambing juga mengandung kadar kalium yang lebih tinggi serta kadar natrium yang lebih rendah.

Manfaat daging kambing
Daging kambing dijadikan sate. Sumber Unsplash

Kandungan Gizi Daging Kambing

Untuk mengetahui lebih detail mengenai rincian kandungan gizi daging kambing, simak ulasan lengkapnya berikut ini.

1. Lemak dan Kalori

Ketika bicara tentang lemak, daging kambing jauh lebih “bersih” dibanding daging lainnya. Daging ini juga punya kalori yang jauh lebih rendah.

Daging merah seperti daging sapi ternyata memiliki lebih banyak lemak jenuh yang berpotensi menyebabkan kolesterol dibanding daging kambing.

Mengutip Live Strong, setiap tiga ons daging kambing mengandung 122 kalori, sedangkan daging sapi 179 dan daging ayam 162 kalori. Untuk urusan lemak, per tiga ons daging kambing memiliki total lemak 2,6 gram, sedangkan daging sapi 7,9 gram dan daging ayam 6,3 gram.

2. Lemak Jenuh

Harvard School of Public Health merekomendasikan untuk membatasi daging merah karena kandungan lemak jenuh yang tinggi bisa meningkatkan kadar kolesterol dalam darah.

Namun kenyataannya, daging kambing memiliki 0,79 gram lemak jenuh per sajian. Jumlah ini jauh lebih ringan dibanding daging sapi (3,0 gram) dan daging ayam (1,7 gram).

3. Zat Besi

Daging kambing memiliki zat besi yang lebih tinggi dibanding daging ayam. Zat besi adalah nutrisi penting untuk manusia, khususnya wanita.

Kekurangan cadangan zat besi diketahui bisa menyebabkan seseorang mengalami anemia.

4. Protein

Daging ini juga tinggi kandungan proteinnya. Nilai protein daging kambing adalah 23 gram per porsi, tak jauh berbeda dari daging ayam dan sapi yaitu 25 gram per porsi.

Protein dengan kadar tertentu berguna untuk menjaga kesehatan ibu hamil. Selain itu, asupan protein yang tepat menjadi bagian penting dari nutrisi ibu hamil trimester ketiga guna membantu pertumbuhan janin.

5. Vitamin

Daging kambing memiliki banyak vitamin, salah satunya vitamin B yang dikenal bisa membantu pembakaran lemak.

Selain itu, ada juga kandungan vitamin B12 yang bermanfaat menjaga kesehatan kulit.

6. Kolesterol

Dengan kandungan gizi daging kambing yang tinggi, kadar kolesterolnya ternyata cenderung rendah dibanding daging lainnya.

Kolesterol kambing per 3 ons adalah sekitar 63,8 miligram, sedangkan daging ayam mengandung 76 miligram per tiga ons.

Manfaat Daging Kambing untuk Kesehatan

Menurut situs pengawas makanan Amerika (USDA), setiap 100 gram daging kambing mengandung 27 gram protein, 143 kkal kalori, dan lemak cukup rendah sebesar 3 gram.

Selain itu, seperti halnya daging sapi, daging kambing mengandung zat besi, vitamin B12, fosfor, dan selenium. Berikut beberapa manfaat daging kambing untuk kesehatan:

1. Sumber energi yang besar untuk aktivitas sehari-hari.

2. Membantu pembentukan otot dan perbaikan jaringan tubuh.

3. Mencegah anemia karena kandungan zat besinya yang berlimpah.

4. Meningkatkan kekebalan tubuh, di mana 100 gram daging kambing memenuhi 26% kebutuhan zat besi harian.

5. Antioksidan alami berkat kandungan selenium sebesar 38 mg (54% kebutuhan harian).

6. Menjaga kesehatan mata berkat kandungan vitamin B2 (riboflavin).

7. Menjaga sistem saraf tubuh tetap berfungsi dengan baik.

8. Memelihara kesehatan tulang melalui kandungan fosfor yang tinggi.

Agar bisa merasakan khasiatnya tanpa masalah kesehatan, penting bagi Anda memahami teknik mengolah daging kambing dengan benar.

Selain itu, Anda bisa mencoba variasi menu seperti mengetahui perbedaan tongseng dan gulai kambing atau mempraktikkan cara membuat sate kambing yang lezat di rumah.

Manfaat daging kambing
Daging kambing mempunyai kandungan gizi. Sumber Unsplash

Demikianlah ulasan mengenai kandungan gizi dan manfaat daging kambing untuk kesehatan yang perlu Anda ketahui.

Dengan memahami nutrisi di dalamnya, Anda tentu memiliki pertimbangan matang untuk menyajikan sajian bergizi bagi keluarga.

Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda. Dan jangan lupa membaca artikel tentang persiapan persalinan normal hanya di situs resmi Aqiqah Satu penyedia jasa aqiqah Jakarta dan sekitarnya. Terimakasih.

Leave a Comment