Merawat Bayi Baru Lahir : Inilah Yang Harus Dilakukan!

Setelah berjuang melahirkan secara normal ataupun cesar, seorang ibu dihadapkan pada merawat bayi. Merawat bayi baru lahir terkadang menjadi suatu tantangan tersendiri bagi orang tua muda yang baru memiliki anak.

Bayi baru lahir memiliki keunikan tersendiri sehingga diperlukan perhatian khusus dalam merawatnya. Merawat bayi baru lahir memang bukan pekerjaan mudah, tetapi skill itu tetap bisa Anda pelajari. Kuncinya adalah ketenangan.

Cara Merawat Bayi Baru Lahir

Berikut hal-hal yang harus diketahui dan dilakukan untuk merawat bayi yang baru lahir sehingga akan menambah checklist para ibu dalam merawat si buah hati yang baru lahir. Simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Menjaga kesehatan ibu hamil
Bayi akan sehat ketika ibu hamil terjaga kesehatannya. Sumber Unsplash

1. Harus Memberi ASI Tiap 1-2 Jam

Menjaga kesehatan ibu hamil bergna untuk kesehatan janin dengan cara mengkonsumsi berbagai makanan sehat. Setelah bayi lahir asupannya hanya ASI saja. Bayi memiliki ukuran lambung yang kecil. Maka untuk menjaganya tidak sampai kelaparan, Anda perlu memberi ASI dalam jumlah yang sedikit namun sering. 

Biasanya bayi akan menyusu tiap 1-2 jam dalam beberapa hari pertamanya. Ketika bayi lapar, ia akan memberikan beberapa tanda seperti menangis dengan kuat, mengisap tangannya, atau mengecap-ngecap seperti mencari putting.

Bagaimana jika bayi Anda tidur terus? Bayi memang memiliki waktu tidur yang cukup panjang. Namun bila bayi Anda tertidur terus, Anda perlu membangunkannya dan tetap memberi ia susu. Usahakan jangan sampai bayi tertidur ketika menyusu.

2. Menangani Bayi Yang Sering Gumoh

Setelah bayi menyusu, ia akan mengeluarkan lagi susu tersebut dari mulutnya. Kebanyakan orang menyebutnya dengan istilah gumoh.

Gumoh atau istilah medisnya refluks gastroesofageal terjadi karena katup pemisah antara esofagus dan lambung bayi belum berfungsi sempurna. Selain itu, ukuran lambung bayi yang kecil juga dapat menjadi salah satu penyebab gumoh.

Untuk mencegah gumoh, posisikan bayi Anda tegak selama 30 menit setelah ia selesai menyusu dan biarkan bayi Anda bersendawa.

3. Mengkondisikan Bayi Tidur Selama 16-18 Jam Per Hari

Durasi tidur bayi memang cukup panjang. Bayi bisa tidur sekitar 1-2 jam dalam sekali waktu tidur. Jika dijumlahkan dalam satu hari ia dapat tertidur selama 16 hingga 18 jam. Ketika mencapai usia 6 bulan, sebagian besar bayi tidur selama 6 jam pada malam hari.

Pada malam hari, usahakan agar bayi tidak terbangun. Cara yang dapat dicoba yaitu dengan membiarkan bayi melakukan banyak aktivitas ketika siang hari sehingga ia tetap terjaga dalam waktu yang lama dan dapat tidur lebih lama ketika malam hari.

4. Memberikan Kehangatan

Usahakan agar bayi tidak kedinginan atau kepanasan. Bayi belum dapat mengatur suhu tubuhnya dengan efektif seperti anak atau orang dewasa. Salah satu penyebabnya adalah karena tubuh bayi masih sangat sedikit mengandung lemak, yang dapat berfungsi menjaga agar tubuh tetap hangat.

Hal yang dapat dilakukan untuk menjaga agar bayi tetap hangat yaitu dengan memakaikan pakaian hangat, topi dan membedong bayi. Periksa suhu tubuh bayi Anda.

5. Menjaga Kebersihan Kulitnya Yang Sensitif

Jaga kebersihan bayi Anda karena kulit bayi baru lahir sangat sensitif. Salah satu masalah yang sering timbul pada bayi yaitu ruam popok. Usahakan bokong bayi Anda tetap bersih dan kering. Sering-seringlah ganti popok untuk mencegah munculnya ruam. Gunakan air hangat dan kapas halus ketika membersihkan bokongnya lalu keringkan dengan handuk yang lembut.

Tidak disarankan membersihkan kulit bayi dengan menggunakan tisu basah yang mengandung alkohol. Alkohol bersifat mengeringkan yang dapat memicu iritasi kulit. Selain itu, jangan memakaikan popok pada bayi terlalu kencang karena dapat membuat kulitnya menjadi lecet.

6. Harus Merawat Tali Pusatnya

Ketika Anda memiliki bayi, biasanya tali pusat masih terlihat ketika ia baru lahir. Jaga tali pusat dan kulit di sekitarnya agar tetap bersih dan kering. Jika tali pusat bayi Anda berubah menjadi kemerahan dan berbau, segera bawa bayi Anda ke dokter karena kemungkinan ia mengalami infeksi pada tali pusatnya.

Jangan bubuhi ramuan apapun pada pangkal tali pusat. Biasanya tali pusat akan putus antara 1-2 minggu setelah kelahiran, tapi bisa juga lebih cepat atau lambat. Setelah tali pusat putus, jika kotor maka bersihkan dengan baby oil dengan lembut dan hati-hati.

7. Mengetahui Apa Yang Dirasakan Bayi

Ada beberapa orang yang bingung tentang apa yang bayi baru lahir rasakan. Contohnya, seperti apa yang bayi baru saja lahir lihat, apa yang bayi dengar, aroma apa yang bayi cium dan masih banyak lain hal lagi.

Umumnya, bayi sudah bisa mendengarkan suara Anda sebagai ibunya atau ayahnya. Pasalnya, sejak di dalam kandungan, ada orang tua yang sudah biasa mengajak bayi untuk berbicara. Dari sinilah bayi mulai hafal suara Anda.

Kemungkinan bayi Anda akan merasa aman ketika mereka mendengar suara Anda dan mungkin merespon dengan memalingkan kepala ke arah Anda. Janin pada dasarnya juga sudah dapat mendengar detak jantung ibu sejak di dalam kandungan.

8. Bersihkan Bagian Luar Hidung Saja

Bagian dalam hidung punya daya pembersih sendiri dan tak perlu perawatan khusus. Jika ada cairan atau kotoran yang kelihatan keluar, bersihkan bagian luar hidung saja.

Jika bayi punya banyak lendir karena pilek dan mengganggu pernapasan, sedot keluar dengan cara dengan aspirator hidung bayi yang bersih. Tutup sebelah lubang hidung dengan jari, lalu isap sebelahnya. Lakukan secara bergantian.

9. Memotong Kukunya Secara Berkala

Kuku sebaiknya dijaga kebersihannya dengan memotongnyanya secara berkala. Lakukan secara hati-hati, jangan sampai kulitnya ikut tergunting. Gunakan gunting kuku khusus bayi.

Untuk mencegah kuku-kuku bayi menggores bagian-bagian yang membahayakan, tutuplah dengan sarung tangan saat bayi sedang tak diawasi. Selama ia dalam pengawasan, tangannya tak usah diberi sarung. Sebab, tangan merupakan bagian dari pancaindera yang harus dikembangkan.

Merawat Bayi baru Lahir
Bayi baru lahir memiliki tantangan tersendiri dalam perawatannya. Sumber Unsplash

Jangan lupa persiapkan juga aqiqahnya dengan mencari informasi seputar aqiqah mulai dari fikihnya, pelaksanaannya dan sebagainya. bisa juga dengan memanfaatkan jasa aqiqah. Untuk anda yang ada di Jakarta bisa menghubungi Aqiqah Satu yang merupakan penyedia layanan aqiqah Jakarta dan sekitarnya.

Demikianlah ulasan mengenai beberapa cara merawat bayi baru lahir yang harus Anda lakukan. Dengan mengetahuinya, tentu Anda tidak akan kebingungan lagi dengan tindakan yang mesti dilakukan kepada si kecil. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda.

Leave a Comment