Perilaku Bayi yang Baru Lahir

Menangani perilaku bayi yang baru lahir tentu menjadi sebuah tantangan tersendiri bagi para pasangan muda yang baru mempunyai anak. Bayi yang baru lahir juga berbeda perawatannya dengan anak kecil ataupun mendidik anak balita. Merawat bayi yang baru lahir harus lebih fokus agar kedepannya si kecil dapat tumbuh dengan sehat dan lancar.

Perilaku Bayi Yang Baru Lahir

Bayi yang baru lahir masih lemah sehingga sangat rentan dengan serangan virus dan bakteri. Selain itu, bayi juga masih adaptasi dengan lingkungan barunya. Maka di bawah ini kita akan mengulas perilaku bayi yang baru lahir yang harus di ketahui bagi anda yang baru melahirkan pertama kali.

1. Menangis Tiap Malam

Yang bisa dilakukan bayi baru lahir dalam menyikapi rangsangan tertentu adalah dengan menangis. Tetapi ada istilah sindrom arsenic hour dimana bayi tanpa sebab yang jelas akan menangis di tiap malamnya dan bahkan hal itu hanya akan berhenti jika bayi di gendong. Maka ibu tidak mungkin menggendong setiap malam sampai pagi agar bayi tenang. Hal ini terkadang membuat pasangan muda stres ketika memiliki momongan baru.

Untuk mengatasi arsenic hour yang pertama di lakukan adalah tetap tenang. Ada jutaan ibu yang mengalami hal sama di seluruh dunia. Hal itu bisa terjadi dalam jangka waktu berbeda-beda. Ada yang hanya seminggu, dua minggu bahkan ada yang lebih dari sebulan. Penanganan selanjutnya adalah tetap berusaha menenangkan bayi dengan cara mendendangkan sholawat, diajak jalan jalan keluar kamar dan sebagainya.

2. Sering Tidur

Perilaku bayi yang baru lahir jika istirahat atau tidur 1-2 jam sekali tidur. Maka dari itu jika ditotalkan akan mencapai 18-20 jam tidur sehari. Saat bayi berusia 6 bulan maka waktu tidurnya akan berkurang menjadi selama 6 jam pada tidur malamnya. Untuk mendapatkan tidur yang maksimal tak ada salahnya jika membiarkan anak untuk melakukan banyak aktivitas di siang hari.

Tetapi yang perlu diperhatikan saat merawat bayi baru lahir salah satunya adalah jangan membiarkan si kecil tidur terlalu lama dengan tanpa minum ASI secara berkala. Dokter biasanya menganjurkan untuk membangunkan bayi yang tidur jika sudah waktunya minum ASI. Dengan demikian asupan ASI tetap terjaga.

3. Memuntahkan ASI

Bayi sering terjadi gumoh yakni ketika si kecil memuntahkan susu dari mulutnya. Gumoh adalah sesuatu yang wajar meskipun sering terjadi. Jangan khawatir ketika gumoh terjadi karena esofagus dan lambung bayi belum berfungsi secara sempurna. Selain hal tersebut, lambung bayi yang masih kecil juga menjadi pemicu si kecil sering mengalami gumoh.

Gumoh biasa terjadi sesaat setelah si kecil minum ASI ibunya. Untuk menghindari gumoh maka bisa memposisikan si kecil tegak selama 30 menit setelah ia menyusu dan biarkan untuk bersendawa tetapi posisi tegak tersebut tidak dengan mendudukan si kecil karena ia belum mampu duduk.

4. Sering Kehausan

Bayi yang baru lahir mempunyai lambung yang kecil. Maka kemampuan dalam menampung air susu juga masih sangat sedikit, untuk mengatasi hal tersebut maka ibu memberikan susu sedikit saja namun sering. Umumnya bayi akan menyusu turus di hari pertamanya setiap 1-2 jam. Beberapa tanda bayi yang kehausan yaitu menangis secara kuat, mengisap tangannya, ataupun mengecap-ngecap seperti mencari puting.

Perilaku Bayi Yang Baru Lahir
Menyikapi perilaku bayi yang baru lahir harus dengan kesabaran dan pengetahuan. Sumber Unsplash

Jika si kecil masih tertidur terus sepanjang hari maka ibu bisa membangunkan si kecil dan tetap memberikannya susu. Namun usahakan jangan sampai tertidur saat menyusu. Bayi yang baru lahir memang pada hari hari pertama mengalami penurunan ataupun peningkatan berat badan secara drastis. Jika bayi menyusu di tengah malam dan ibu masih mengantuk maka diusahakan dengan tetap menyusu sambil duduk di bawah karena dikhawatirkan bayi bisa lepas dari tangan saat mengantuk. Usahakan sang suami juga ikut bangun ketika bayi menangis karena BAB dan harus mengganti popok.

Jadi itulah beberapa perilaku bayi baru lahir yang wajib diketahui pasangan muda. Dengan memiliki pengetahuan tentang merawat bayi maka tidak akan mudah stress dengan adanya perilaku bayi yang membuat lelah. Jangan lupa membaca artikel lainnya dari AqiqahSatu penyedia layanan aqiqah Jakarta dan sekitarnya yang berpengalaman melayani acara aqiqah yang diselenggarakan masyarakat. Terima kasih.

Leave a Comment