6 Cara Mendidik Anak Balita Agar Disiplin Sejak Kecil dengan Pola Asuh yang Tepat

Mendidik anak balita adalah tugas orang tua yang paling penuh tantangan. Pasalnya, usia balita merupakan masa di mana si kecil sedang aktif dan ingin bebas melakukan hal sesukanya.

Tingkah laku si kecil ini sebenarnya tidak ada kaitannya dengan proses kelahiran anak secara normal, sungsang, maupun operasi caesar. Seiring bertambahnya usia setelah melewati fase tumbuh gigi bayi, si kecil akan semakin aktif mengeksplorasi dunianya.

Cara yang ditempuh setiap orang tua untuk mendidik anak pun berbeda-beda. Ada yang lebih sabar, tapi ada pula yang cenderung mudah marah atau bahkan menggunakan kekerasan.

Salah memilih cara mendisiplinkan anak justru bisa membuat si kecil semakin membangkang dan kabur dari tanggung jawab. Oleh karena itu, menerapkan cara mendidik anak balita agar disiplin tanpa kekerasan sangat penting untuk diterapkan sejak dini.

Ajari anak balita disiplin sejak dini. Sumber Unsplash

Tips dan Cara Mendidik Anak Balita agar Disiplin

1. Konsisten dengan Aturan

Dilansir dari WebMD, Claire Lerner, seorang spesialis perkembangan anak, menyatakan bahwa sejak usia 2 sampai 3 tahun anak-anak bekerja keras untuk memahami bagaimana perilaku mereka mempengaruhi orang-orang di sekitarnya.

Lerner mengatakan bahwa pola asuh anak balita yang tepat dan diterapkan secara rutin serta konsisten dapat membuat anak merasa lebih aman dan terlindungi.

Anak menjadi tahu apa yang diharapkan oleh orang tuanya sehingga dapat bersikap lebih tenang saat diberikan arahan.

Sementara jika Anda tak konsisten, maka si kecil akan merasa bingung. Hal ini akan membuat sinyal anjuran dan larangan di otak anak bercampur sehingga anak tak tahu mana yang boleh dan tidak boleh.

Maka tidak heran bila anak lambat laun menjadi tidak disiplin. Lakukan aturan secara berkali-kali hingga si kecil mengerti perintah yang Anda berikan.

2. Mengikuti Pola Pikir Anak

Cara mendidik anak sejak balita lainnya adalah dengan berusaha mengikuti pola pikir si kecil. Memang sangat mudah untuk merasa kesal saat si kecil membuat seisi rumah berantakan.

Hari ini si kecil menggambar seluruh dinding rumah dengan krayon, lalu keesokannya menyebarkan mainan tanpa membereskannya lagi.

Namun ingat, pola pikir Anda tentu berbeda dengan pola pikir si kecil. Bagi orang tua, mengajarkan 8 kebiasaan baik yang harus diajarkan kepada anak seperti merapikan mainan adalah hal mudah, namun belum tentu bagi anak-anak.

Jadi, cobalah untuk mengikuti pola pikir anak. Pada usia balita, hal-hal seperti itu memang menjadi kegiatan eksplorasi yang menyenangkan baginya.

3. Menciptakan Lingkungan yang Sesuai

Sekarang Anda sudah tahu bahwa si kecil sedang mengalami rasa penasaran yang tak ada habisnya dan ingin menjelajahi semua hal baru.

Untuk mengawali proses mendidik anak, hindari berbagai godaan yang dapat membuyarkan konsentrasi anak. Menciptakan lingkungan yang kondusif dan sesuai dengan keadaan si kecil adalah cara yang sangat tepat.

Menurut para pakar psikologi di University of Vermont, orang tua perlu menciptakan suasana yang kondusif. Saat si kecil membangkang, alihkan mereka ke aktivitas lain yang lebih positif ketimbang memberikan hukuman keras.

4. Jangan Ragu Memberi Konsekuensi yang Mendidik

Banyak orang tua yang tak tega jika harus memberikan teguran atau hukuman pada anaknya. Sebenarnya, tindakan tegas tetap diperlukan dalam menerapkan cara mendidik anak balita agar disiplin.

Semisal si kecil mencorat coret ruang tamu di rumah minimalis Anda. Karena bukan tempat berkreasi, maka si kecil perlu diberikan konsekuensi yang mendidik.

Prinsip kedisiplinan ini sejalan dengan panduan tips benar merawat bayi menurut Islam yang mengedepankan kesabaran namun tetap memberikan batasan yang jelas pada anak.

Lakukan cara ini selama satu sampai dua menit saja. Setelah selesai, berikan pemahaman penuh kasih sayang agar si kecil tidak mengulangi perbuatannya lagi.

5. Bersikap Positif

Tenang, tidak ada orang tua yang sempurna di dunia ini. Anda tidak perlu membanding-bandingkan kedisiplinan anak Anda dengan anak lain seusianya.

Sebab setiap anak memiliki masa perkembangan yang berbeda-beda dan tidak bisa disamakan. Lakukan saja hal-hal terbaik yang Anda mampu lakukan secara konsisten.

Tidak peduli seberapa lelah Anda berusaha mendidik si kecil agar disiplin, tetaplah berpikir positif dan percayalah pada kemampuan pengasuhan Anda.

6. Bersikap Tenang

Hindari membentak atau memarahi si kecil saat dia tidak mau disiplin. Pasalnya, hal ini hanya akan membuat pesan positif yang Anda utarakan hilang begitu saja.

Ketika si kecil menangkap aura negatif dari amarah orang tua, dia hanya akan melihat emosinya saja tanpa memahami nasihat yang Anda sampaikan.

Usahakan untuk tetap bersikap tenang di depan si kecil. Menegur dan bersikap tegas bukan berarti harus dilakukan dengan nada tinggi atau emosi meluap-luap.

Mendidik Anak Balita
Anak balita selalu ada rasa ingin tahu, cara mendidiknya harus sesuai dengan perkembangan otak anak. Sumber Unsplash

Demikianlah ulasan mengenai beberapa cara mendidik anak balita agar disiplin sejak kecil yang perlu Anda ketahui. Selama Anda konsisten dengan aturan yang Anda buat, niscaya si kecil akan belajar disiplin secara perlahan.

Jangan lupa membaca artikel lainnya tentang informasi seputar aqiqah di website resmi Aqiqah Satu penyedia layanan aqiqah Jakarta yang telah membuka cabang di kota lainnya. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda.

Leave a Comment