Kambing merupakan hewan yang populer di jadikan bahan olahan berbagai jenis masakan di Indonesia. Apalagi bagi umat muslim. Adanya hari raya Indul Adha dan peringatan aqiqah kelahiran anak tidak akan lepas dari daging kambing. Selain daging kambing terasa lezat, ternyata daging kambing menyimpan bahaya jika diolah dengan tidak benar, sehingga pengetahuan mengenai cara mengolah daging kambing dengan benar sangat diperlukan.

Karena itulah salah satu penyedia jasa Aqiqah Jakarta, selalu memberikan pelayanannya dengan cara memberikan olahan masakan sehat dan juga daging kambing yang berkualitas. Sebenarnya tidak ada masalah dengan keberadaan daging kambing sebagai bahn olahan masakan. Hanya saja jika semuanya dikonsumsi dengan berlebihan akan menjadi masalah. Salah satunya timbulnya kolesterol yang berlebih pada tubuh.

Masakan olahan daging kmbing.

Waspada Kolesterol

Kolesterol adalah zat yang selalu di jadikan kambing hitam jika terdapat penyakit. Padahal kolesterol merupakan zat yang diproduksi secara alami oleh organ hati, tetapi juga bisa ditemukan dalam makanan yang berasal dari hewan, seperti daging dan susu. Sebenarnya kolesterol sendiri memiliki fungsi yang penting bagi kesehatan tubuh.

Kolesterol diperlukan oleh tubuh untuk membentuk sel-sel yang bekerja sehat, memproduksi sejumlah hormon, dan menghasilkan vitamin D. Namun akan menjadi berbahaya jika terkonsentrasi tinggi di dalam tubuh.

Yang paling membahayakan adalah kolesterol tinggi tidak menimbulkan gejala. Akibatnya, banyak orang tidak sadar memiliki kadar kolesterol tinggi, mereka yang memiliki kolestero; timggi baru tersadar setelah muncul komplikasi serius seperti penyakit jantung atau stroke. Karena itulah memantau kesehatan secara berkala sangat penting dilakukan.

Karena pentingnya pemantuan kesehatan ini, maka sejak usia muda disarankan untuk rutin melakukan check up terutama pada keluarga penderita diabetes. Pada anak-anak dari keluarga penderita diabetes dan kolesterol tinggi, pemeriksaan kolesterol disarankan pada saat anak berusia 2-8 tahun dan pada usia 12-16 tahun.

Kolesterol Bukan Dari Daging kambing Saja

Meskipun daging kambing mengandung kolesterol tinggi saat dimasak dengan cara tidak benar, tetapi penyebab penyakit kolesterol tidak hnya daging kambing saja. Setiap makanan yang berasal dari daging apapun memiliki kolesterol yang tinggi. Selain itu produk olahan seperti susu dan telur juga memiliki kolesterol yang tinggi.

Bahan makanan yang rendah dan bahkan tidak mengandung kolesterol adalah yang berasal dari tumbuhan. Bahkan ada beberapa jenis tumbuhan yang memiliki fungsi mengtasi kolesterol yang tinggi. Diantaranya adalah bawah putih, kedelai, jahe dan beberapa tumbuhan lainnya.

Cara Mengolah Daging Kambing Dengan Benar

Menurut beberapa pendapat para ahli menyebutkan bahwa penyebab darah tinggi usai makan daging kambing sebenarnya adalah karena kandungan garam yang ada pada olahan masakannya. Garam tinggi akan sodium, dan di dalam daging kambing pun sudah terkandung sekitar 80 mg sodium per 100 gr. Artinya dengan tanpa garam pun daging kambing sudah kaya akan sodium.

Menurut penelitian dari American Heart Association, batasan asupan sodium harian manusia adalah 2300 mg. Sedangkan rasa asin yang ada pada olahan masakan sejatinya bukan hanya berasal dari penambahan garam, melainkan daging kambing sendiri sudah punya rasa gurih alami. Sehingga tak perlu lagi menambahkan garam terlalu banyak saat mengolah masakan berbahan dasar daging kambing.

Campuran santan pada olahan daging kambing juga perlu dihindari. Selain itu daging yang digoreng juga memicu kolesterol tinggi. Daging kambing mengandung beragam jenis lemak, salah satunya saturated fat yang kalau dikonsumsi berlebih bisa menimbulkan kolesterol tinggi. Untuk mengatasinya yakni dengan mengkonsumsi daging kambing pada bagian yang memiliki kadar lemak yang rendah.

Ada sebagian orang berpendapat bahwa daging kambing yang di panggang merupakan salah satu olahan aman dari kolesterol. Apalagi sate kambing yang rendah garam seperti olahan sate klathak khas Jogja. Namun yang menimbulkan masalah adalah jika membakarnya sampai terlalu gosong. Makanan yang dibakar atau dipanggang, mengandung karsinogen yang dapat merusak sel hingga DNA sehingga berisiko terkena penyakit kronis.

Makanan yang Seimbang

Rutin cek kesehatan sangat penting. Sumber Unsplash

Selain kolesterol, ada banyak sekali kandungan nutrisi yang ada pada daging kambing. Seperti protein, lemak, aneka mineral, vitamin seperti sodium, kalium, zat besi, magnesium, zinc dan vitamin B12. Karena itu daging kmbing sebenarnya memiliki kandungan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh.

Agar aman dalam mengkonsumsi daging kambing, selain cara mengolah daging kambing dengan benar, pola makan harus disesuaikan. Yakni dengan diseimbangkan pula dengan sumber nutrisi lainnya. Dengan begitu, makan daging kambing 2-3 kali dalam seminggu tidak akan menimbulkan masalah.

Demikianlah ulasan mengenai cara mengolah daging kambing dengan benar. Silahkan bagikan artikel ini jika dirasa bermanfaat melalui akun media sosial anda. Dan jangan lupa membaca artikel kami lainnya yang membahas cara membuat gulai kambing yang lezat. Terima kasih.