Membagun rumah, terutama bagi umat Islam tentu bukan perkara yang mudah. Bukan sekadar konsep dan estetika, nyatanya ada beberapa kriteria rumah ideal yang sebaiknya diperhatikan. Agar rumah tidak hanya sebagai tempat perlindungan, tetapi juga mendatangkan keberkahan.
Dalam Islam, “rumahku bukan hanya istanaku, namun rumahku juga surgaku”. Di mana, dalam rumah tersebut bukan hanya tempat untuk bersenang-senang. Tetapi, juga tempat untuk merasa nyaman, merasa hangat, dan tentu saja tempat untuk beribadah. Sehingga, bisa mendekatkan keluarga pada surga yang sesungguhnya.
Bagaimana Kriteria Rumah Ideal Menurut Islam?

Islam merupakan agama yang sempurna, yang di mana semua elemen kehidupan sudah diatur dan diajarkan mana yang terbaik di dalamnya. Mulai dari cara mendidik anak dalam Islam, tata cara beribadah, tata cara hidup bertetangga, hingga kriteria rumah yang baik pun dijelaskan di dalamnya.
Alasannya tentu untuk menuntun umatnya agar bisa menjadi umat yang beriman, dekat dengan Sang Pencipta dan jauh dari segala hal yang tidak baik. Nah, bagi Anda umat Islam yang sedang mencari atau berencana membangun rumah, berikut beberapa kriteria rumah ideal menurut ajaran Islam yang bisa dijadikan pedoman.
1. Usahakan Bangunan Menghadap Kiblat
Bukan hanya konsep dan bentuk bangunan yang perlu diperhatikan, dalam Islam arah bangunan juga perlu dipertimbangkan. Rumah ideal menurut ajaran Islam sangat disarankan menghadap kiblat, kecuali untuk kamar mandi atau toilet.
Hal tersebut sudah diterangkan dalam hadits muslim No. 338, di mana diharamkan toilet atau WC sengaja dibangun menghadap kiblat. Jadi, ketika dalam membangun rumah Anda menggunakan jasa arsitek atau perusahaan konstruksi, mintalah secara khusus untuk menentukan arah bangunannya terlebih dahulu.
2. Sebaiknya Hindari Rumah yang Bermegah-Megahan
Allah SWT menyukai kebersihan dan keindahan, namun tidak dengan bermegah-megahan. Itu artinya, ketika merencanakan atau akan membuat rumah, Anda sebagai umat Islam boleh membuat rumah yang bagus, nyaman dan sesuai dengan kebutuhan.
Namun, yang tidak diperbolehkan adalah membuatnya terlalu berlebihan. Misalnya, karena mampu secara finansial, Anda membuat rumah yang berlebihan seperti istana lengkap dengan segala hiasan yang membuatnya menjadi ajang pamer.
3. Menyediakan Kamar Bagi Anak
Ketika memiliki anak, Anda sebagai orang tua tidak hanya dituntut memahami bagaimana cara merawat bayi menurut Islam, namun juga menyediakan kamar yang layak dan terpisah ketika mereka sudah baligh. Itu artinya, kriteria rumah ideal dalam Islam selanjutnya adalah menyediakan kamar yang cukup bagi anak dan orang tua.
Bukan hanya tidak boleh terus tidur dan tinggal bersama dengan orang tua, anak yang berbeda jenis kelamin juga tidak boleh tidur di kamar yang sama. Selain tidak pantas, setiap anak juga berhak memiliki privasi dan tempat istirahat yang nyaman bagi dirinya sendiri.
4. Rumah Sebaiknya Ditanami Pohon

Pohon atau tanaman merupakan salah satu makhluk hidup yang sangat penting bagi bumi, karena menjadi sumber oksigen yang paling utama. Beberapa sumber menyatakan, satu pohon mampu menyediakan oksigen yang baik bagi 4 orang. Jadi, Anda bisa menanam setidaknya satu hingga dua pohon di sekitar rumah.
Tidak hanya itu saja, adanya pohon di sekitar rumah juga akan mendatangkan rasa sejuk, tenang, dan menyenangkan bagi pemilik rumah. Apalagi ketika pohon tersebut sudah berbuah, Anda yang menanamnya akan mendapatkan berkah tambahan dengan bisa mengkonsumsi buah tersebut.
5. Rumah Harus Memiliki Sirkulasi Udara dan Cahaya yang Baik
Kriteria rumah ideal yang tidak kalah penting adalah sirkulasi udara dan cahaya. Kedua aspek tersebut sangat berhubungan dengan kesehatan penghuni di dalam rumah tersebut.
Jika rumah tidak memiliki bukaan sirkulasi yang baik maupun cahaya matahari yang tidak memadai, keadaan di dalam rumah akan terasa lembab dan pengap. Jika rumah pengap dan lembab, tidak jarang penghuni rumah akan mudah mengalami masalah kesehatan, sehingga kualitas hidup pun akan berkurang.
6. Tidak Terdapat Lukisan Makhluk Hidup dan Patung
Beberapa sumber menyatakan bahwa malaikat tidak mau masuk ke dalam rumah yang di dalamnya terdapat lukisan makhluk hidup dan patung. Oleh karena itu, sangat dianjurkan bagi umat Islam untuk tidak memajang kedua benda tersebut di dalam rumah.
Sebaliknya, Anda bisa menghias rumah dengan kaligrafi, lafadz Allah, atau hiasan lain yang mendatangkan keberkahan, edukasi dan lain sebagainya. Atau, Anda juga bisa menghias rumah dengan kerajinan tangan, tanaman, dan lainnya.
7. Memiliki Pasokan Air yang Bersih dan Cukup

Seperti yang kita ketahui, dalam Islam, kebersihan adalah sebagian besar dari iman. Di mana untuk membersihkan segala sesuatu yang ada di rumah—baik pakaian, peralatan masak dan makan, dan lainnya, air menjadi salah satu penentu yang paling krusial.
Oleh sebab itu, ketika mencari lokasi untuk membeli atau membangun rumah, pastikan terlebih dahulu pasokan air bersihnya tercukupi. Sebab tidak hanya untuk kebersihan, air juga menjadi kebutuhan utama bagi tubuh manusia.
Sebagai penutup, membangun rumah dalam Islam bukan hanya tentang memenuhi kebutuhan tempat tinggal, tetapi juga menjadi bagian dari ibadah dan wujud ketaatan kepada Allah SWT. Rumah yang sesuai dengan ajaran Islam akan menghadirkan kenyamanan, ketenangan, serta menjaga keharmonisan keluarga.
Lebih dari itu, rumah yang dibangun dengan memperhatikan nilai-nilai Islami akan menjadi tempat tumbuhnya akhlak yang baik. Dengan begitu, rumah bukan hanya sekedar bangunan fisik yang berdiri megah, melainkan juga menjadi ruang yang hidup dengan keberkahan, doa, dan kasih sayang. Semoga bermanfaat.