Tips menjaga kekebalan tubuh bagi ibu hamil penting untuk diketahui. Ibu hamil termasuk salah satu yang rentan terkena virus corona. Menurut sejumlah keterangan, hal ini disebabkan oleh karena ibu hamil memiliki imunitas yang berkurang saat hamil. Untuk itu, perlu dilakukan beberapa hal yang dapat menjaga agar imunitas ibu hamil tetap kuat. Sehingga baik ibu maupun janin tetap sehat dan mampu menangkal virus.

Informasi ini tidak ditujukan sebagai pemicu kecemasan, namun justru untuk meningkatkan kewaspadaan serta memberikan solusi untuk menghadapi situasi khusus semacam ini. Karena itu, tim redaksi Aqiqah Jakarta akan menyediakan beberapa informasi terkait bagaimana kemungkinan dampak pandemi terhadap ibu hamil serta tips menjaga kekebalan tubuh untuk meningkatkan kesehatan ibu hamil.

Resiko Penularan pada Ibu Hamil dan Bayi

Agar tidak sembarangan menyediakan informasi, kami mengutip dari halaman website id.theasianparent.com terkait bagaimana resiko penularan virus corona pada ibu hamil dan anak yang baru lahir berikut ini :

Seperti yang dibahas sebelumnya, kita tahu kalau ibu hamil memiliki kemungkinan tinggi untuk terjangkit suatu virus. Ini dikarenakan daya tahan tubuh ibu menurun. Selain itu, ada kekhawatiran kalau virus dapat menginfeksi janin di dalam rahim.

Ilustrasi Ibu Hamil, sumber : Ruang Muslimah
Ilustrasi Ibu Hamil, sumber : Ruang Muslimah

Menanggapi hal tersebut, dr. R. Fera Ibrahim, MSc, SpMK(K), PhD dalam acara Seminar “Info Sehat FKUI untuk Anda: Wabah Coronavirus: Status Terakhir di Indonesia” pada Kamis (30/1), menjelaskan kalau tidak semua virus dapat menginfeksi janin di dalam kandungan.

“Tidak semua virus bisa ditularkan ke janin. Jadi, ada virus-virus tertentu yang punya kemampuan bisa menginfeksi janin, nggak semua virus. Kalau virus infeksi saluran napas itu nggak. Jadi kalau ibu terinfeksi, belum tentu janinnya juga,” ucap dr. Fera.

Meskipun begitu, bila ada kasus di mana ibu hamil terinfeksi dan sudah memasuki bulan lahir, bayi yang nantinya akan dilahirkan harus segera dijauhkan dari ibunya. “Tapi yang jadi masalah itu kalau sudah lahir bayinya. Penularannya kan melalui droplet, jadi kalau ibu pegang bayi mungkin bisa ketularan. Tapi kalau kondisi kehamilan intrauterus (di dalam rahim), sampai sekarang belum ada penelitian, kita belum tahu kalau dengan virus baru ini,” terangnya.

Karena itu, siapapun terlebih ibu hamil perlu menjaga diri ekstra untuk menghindari berbagai kemungkinan yang terjadi. Karena itu, berikut tips menjaga kekebalan tubuh bagi ibu hamil.

Tips Menjaga Kekebalan Tubuh

Untuk menjaga ibu hamil dari berbagai hal yang dapat merusak kesehatannya seperti virus dan sejenisnya, maka ibu hamil perlu memperkuat daya tahan tubuh. Ada berbagai cara untuk memperkuat daya tahan tubuh. Berikut beberapa diantaranya :

1. Tidur yang cukup

Paling tidak, tubuh yang normal membutuhkan tidur 7-9 jam perhari. Maka, usahakan di masa self distancing ini, Ibu Hamil dapat beristirahat yang cukup.

2. Mengelola stress

Ternyata stress bisa berpengaruh bagi daya tahan tubuh. Saat stress, daya tahan tubuh seseorang bisa menurun dan tentu saja dapat menyebabkan segala hal yang menjadi sumber penyakit seperti bakteri dari virus menembuh tubuh. Akhirnya tubuh kita akan sakit. Maka, bagi Ibu Hamil, hindarilah stress dengan terus melakukan aktivitas serta berpikir positif.

3. Menerapkan pola hidup sehat

Penyakit dapat berasal dari apa yang kita konsumsi atau dari cara kita beraktivitas. Misalnya merokok. Sering merokok, baik secara aktif maupun pasif (menghirup asap rokok orang lain), terbukti dapat membuat sistem kekebalan tubuh menjadi lebih lemah. Dengan begitu, risiko untuk terkena berbagai penyakit pun akan menjadi lebih tinggi.

Dengan pola hidup sehat, maka kekebalan tubuh akan menjadi modal utama bagi ibu hamil untuk tetap sehat. Selain itu, perlu diantasipasi infeksi virus dengan melakukan beberapa hal yang dapat mencegahnya.

Cara Mencegah Infeksi Virus Corona pada Ibu Hamil

Sistem imun yang menurun selama kehamilan menyebabkan ibu hamil harus lebih waspada terhadap virus Corona. Dikutip dari laman website konsultasi kesehatan www.alodokter.com berikut adalah beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mencegah infeksi virus Corona pada ibu hamil:

1. Mencuci tangan

Membiasakan cuci tangan menggunakan air dan sabun dapat mencegah infeksi virus Corona pada ibu hamil. Mencuci tangan dengan benar dapat membunuh virus dan kuman yang ada di tangan. Setelah itu, keringkan tangan menggunakan tisu, handuk bersih, atau mesin pengering tangan.

Jika tidak ada air dan sabun, Bumil bisa menggunakan hand sanitizer. Hand sanitizer dengan kadar alkohol minimal 60% cukup efektif untuk membasmi kuman di tangan.

2. Menjaga daya tahan tubuh

Infeksi virus Corona pada ibu hamil dapat dicegah dengan daya tahan tubuh yang baik. Agar daya tahan tubuh kuat, Bumil disarankan untuk mengonsumsi makanan sehat, misalnya sayur, buah, dan makanan tinggi protein agar memperoleh nutrisi ibu hamil yang cukup.

Bumil juga bisa mengonsumsi suplemen atau vitamin prenatal sesuai anjuran dokter untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan menjaga kesehatan. Selain itu, berolahraga secara rutin dan beristirahat yang cukup juga penting untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

Fenomena Janin Menghilang
Ibu Hamil

3. Menggunakan masker saat bepergian

Ibu hamil disarankan untuk menggunakan masker saat berada di dekat orang sakit atau berada di keramaian. Contoh masker yang dapat mencegah penularan virus Corona adalah masker bedah dan masker N95. Selain menggunakan masker, Bumil juga disarankan untuk menjaga jarak kira-kira 1 meter dari orang-orang yang sedang batuk dan bersin.

Ibu hamil perlu lebih waspada terhadap COVID-19, karena infeksi virus Corona pada ibu hamil bisa menyebabkan gejala dan dampak yang berat, baik untuk ibu maupun janin.

Bumil bisa menghindari infeksi virus Corona dengan cara-cara yang sederhana, seperti mencuci tangan dan memakai masker. Selain itu, jangan lupa untuk rutin memeriksakan diri ke dokter agar kesehatan tubuh dan kehamilan tetap terjaga.

Bila Bumil merasakan keluhan batuk, demam, atau sesak, segeralah pergi ke dokter atau rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan dan mendapatkan penanganan yang tepat.

Semoga berbagai informasi diatas dapat bermanfaat untuk Anda. Simak berbagai informasi terkait aqiqah, ibu hamil dan bayi lainnya di halaman aqiqahsatu.com.