Memberikan nama anak perempuan adalah salah satu kewajiban bagi orang tua untuk anaknya yang baru lahir. Dianjurkan pula untuk melaksanakan aqiqah bagi anak-anak yang baru lahir di hari ketujuhnya. Nah, biasanya peresmian nama anak yang baru lahir juga berbarengan dengan pelaksanaan aqiqah.

Di dalam Islam, terdapat pedoman dalam memberikan nama kepada anak. Meskipun pedoman ini tidak berarti wajib dilaksanakan, namun pedoman ini menjadi petunjuk agar pemberian nama kepada anak dapat dilakukan dengan tepat dan sesuai.

Mengenai waktu, yaitu kapan saat yang tepat untuk memberikan nama, dalam Islam terdapat pedoman diantaranya :

1. Memberinya nama pada hari kelahirannya

Dari Anas bin Malik, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

وُلِدَ لِىَ اللَّيْلَةَ غُلاَمٌ فَسَمَّيْتُهُ بِاسْمِ أَبِى إِبْرَاهِيمَ

“Semalam telah lahir anakku dan kuberi nama seperti ayahku yaitu Ibrahim.” (HR. Muslim no. 2315)

2. Memberinya nama pada hari ketiga dari kelahirannya

Dari Abu Musa, ia mengatakan,

وُلِدَ لِى غُلاَمٌ ، فَأَتَيْتُ بِهِ النَّبِىَّ – صلى الله عليه وسلم – فَسَمَّاهُ إِبْرَاهِيمَ ، فَحَنَّكَهُ بِتَمْرَةٍ ، وَدَعَا لَهُ بِالْبَرَكَةِ ، وَدَفَعَهُ إِلَىَّ ، وَكَانَ أَكْبَرَ وَلَدِ أَبِى مُوسَى .

“Anak laki-lakiku lahir, kemudian aku membawanya kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam. Beliau lalu memberinya nama Ibrahim, beliau menyuapinya dengan kunyahan kurma dan mendoakannya dengan keberkahan, setelah itu menyerahkannya kepadaku.” Ibrahim adalah anak tertua Abu Musa.” (HR. Bukhari no. 5467, 6198 dan Muslim no. 2145)

3. Memberinya nama pada hari ketujuh dari kelahirannya

Dari Samurah bin Jundub bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata,

كُلُّ غُلاَمٍ رَهِينَةٌ بِعَقِيقَتِهِ تُذْبَحُ عَنْهُ يَوْمَ سَابِعِهِ وَيُحْلَقُ وَيُسَمَّى

“Setiap anak tergadaikan dengan aqiqahnya, disembelihkan untuknya pada hari ketujuhnya, dicukur rambutnya dan diberi nama.” (HR. Abu Daud no. 2838, An Nasai no. 4220, Ibnu Majah nol. 3165, Ahmad 5/12. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)

Dalam hal ini ditemukan perbedaan yang bersifat ikhtilaf tanawwu’ (perselisihan yang bisa ditoleransi) yang berarti bahwa ada kelonggaran dalam persoalan ini.

Daftar Nama Anak Menurut Islam

Ilustrasi Bayi Baru Lahir, sumber : Learn Religions
Ilustrasi Bayi Baru Lahir, sumber : Learn Religions

Saat memilih nama untuk calon buah hati, tentu tiap orang tua muslim akan mencari nama anak yang baik menurut islam. Diharapkan dengan pemberian nama yang indah, segala maslahat dari arti nama tersebut bisa tercermin dari sikap dan adab yang dimiliki oleh anak.

Sumber inspirasi bagi orang tua dalam mencari nama antara lain berasal dari Alquran atau bahasa Arab. Jika Anda masih bingung, coba ketikkan di mesin pencari “nama anak Islami” untuk mendapatkan website yang menyedikan inspirasi nama anak selain dari kami. Pada artikel kali ini akan dibahas tentang nama anak perempuan yang baik dalam islam dan terdapat dalam Alquran. Berikut pilihan dan penjelasannya;

1. Maisara

Nama Maisara tergolong jarang digunakan. Maisara memiliki arti inspirasi. Jika Bunda ingin kelak si Kecil bisa menjadi insan yang menginspirasi banyak orang, Bunda bisa menyematkan nama ini. Maisara terdapat dalam QS Al-Baqarah ayat 280 yang berarti diberikan kesabaran, kekuatan, serta kemudahan dalam menjalani kehidupan dunia. Di samping makna diatas makna lain dari Maisara sering juga disebut berarti ketenangan.

2. Kamila

Kamila muncul dalam QS Al-Baqarah ayat 196, nama Kamila memiliki makna sempurna atau tanpa kekurangan. Ejaan Kamila terkadang juga sering ditulis sebagai Kamilah. Nama Kamila juga bisa diartikan sebagai sesuatu yang lengkap. Jika Bunda mengharapkan si Kecil bisa tumbuh sempurna dan beradab baik, Bunda bisa memberikan nama Kamila untuk si buah hati.

3. Khalisa

Nama Khalisa tergolong salah satu nama anak yang baik menurut islam karena memiliki makna mulia, suci, dan murni. Khalisa muncul dalam QS Al-Araf ayat 32. Dalam ayat tersebut dijelaskan tentang haramnya perbuatan keji, yang terlihat dan yang tersembunyi, perbuatan dosa, dan perbuatan dzolim tanpa alasan yang benar. Dengan memberikan nama ini, diharapkan si buah hati bisa tumbuh dengan sikap yang baik, tidak suka iri dengki, dan tulus.

4. Laila

Nama Laila bisa dibilang cukup populer digunakan oleh para orang tua kepada buah hati perempuannya. Terutama jika si Kecil lahir di malam hari. Jika nama Fajar cocok untuk anak yang lahir di pagi hari karena memiliki arti yang sama, maka Laila cocok diperuntukkan bagi anak perempuan yang lahir di malam hari.

Berdasarkan etimologi, Laila mengandung arti kegelapan yang indah layaknya langit di malam hari. Kata laila beberapa kali disebut dalam Al Quran salah satunya di QS Ad-Dukhan ayat 3 dengan arti malam hari. Diharapkan kelak nantinya anak yang lahir di malam hari bisa menjadi anak yang cerdas, sholihah, dan baik hati.

5. Aghnia

Nama indah ini terdapat dalam QS Al-Baqarah ayat 273 yang memiliki arti kaya. Kata Aghnia berasal dari kata dasar Ghaniiy yang bermakna maha kaya. Dalam ayat tersebut dijelaskan bahwa kaya bisa diperoleh melalui amalan terpuji seperti bersedekah dengan ikhlas. Memberikan nama ini untuk si buah hati bisa menjadi doa bagi Bunda agar kelak si kecil bisa menjadi anak yang rajin bersedekah, dermawan dan banyak rezeki.

6. Naadhira

Naadhira atau sering ditulis dengan ejaan Nadira memiliki arti yang sangat baik. Maknanya yakni selalu merasa bahagia dan membahagiakan orang lain. Nama indah ini terdapat dalam QS Al-Qiyamah ayat 22, yang artinya berseri-seri. Memberikan nama ini kepada si buah hati bisa menjadi doa agar si Kecil kelak tumbuh dengan ramah, murah senyum, dan tidak sombong pada orang lain.

Demikian beberapa usulan nama perempuan yang berasal dari Al Quran yang dapat dirangkum tim redaksi aqiqah satu. Selain berasal dari Al Quran, nama-nama ini juga memiliki makna yang baik. Semoga ulasan ini bisa bermanfaat. Simak berbagai ulasan lainnya seputar anak yang baru lahir, kehamilan, aqiqah dan kuliner di halaman aqiqah Jakarta.