Aqiqah adalah ungkapan rasa syukur atas kelahiran sang buah hati. Dalam aqiqah ada beberapa syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi. Maka informasi seputar aqiqah perlu diketahui terlebih dahulu sehingga saat melakukan acara ini tidak bingung lagi. Ada opini yang beredar bahwa kambing aqiqah harus jantan. Benarkah demikian? Bolehkah aqiqah dengan kambing betina di dalam syariat?

Ketentuan Pelaksanaan Aqiqah

Sebelum syarat dan ketentuan hewan untuk aqiqah anak harus dipenuhi, maka ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat melakukan acara tasyakuran aqiqah. Jangan sampai penyelenggaraan aqiqah malah menitikberatkan pada adat seputar aqiqah dan kelahiran yang tidak mengacu kepada dalil syariat. Inilah ketentuan pelaksanaan aqiqah.

1 Jumlah kambing untuk aqiqah anak

Ada perbedaan jumlah kambing, yang mana jika bayi yang terlahir berjenis kelamin laki-laki dengan 2 ekor kambing sementara jika yang terlahir anak perempuan maka cukup satu ekor kambing saja. Hal ini sesuai dengan dalil sebagai berikut :

عَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ عَنْ اَبِيْهِ عَنْ جَدّهِ قَالَ، قَالَ رَسُوْلُ اللهِ ص مَنْ اَحَبَّ مِنْكُمْ اَنْ يَنْسُكَ عَنْ وَلَدِهِ فَلْيَفْعَلْ عَنِ اْلغُلاَمِ شَاتَانِ مُكَافِئَتَانِ وَ عَنِ اْلجَارِيَةِ شَاةٌ

Dari ‘Amr bin Syu’aib dari ayahnya, dari kakeknya, Rasulullah bersabda : “Barangsiapa diantara kalian yang ingin menyembelih (kambing) karena kelahiran bayi maka hendaklah ia lakukan untuk laki-laki dua kambing yang sama dan untuk perempuan satu kambing.” (Hadits Riwayat Abu Dawud 2843, Nasa’i 7/162-163, Ahmad 2286, 3176 dan Abdur Razaq 4/330, dan shahihkan oleh al-Hakim 4/238)

2 Waktu terbaik untuk aqiqah

Ternyata waktu pelaksanaan aqiqah tidak hanya bisa dilakukan setelah seminggu lahirnya seorang bayi. Pelaksanaan aqiqah sebenarnya bisa dilakukan pada hari ke empat belas dan dua puluh satu. Jadi tak harus saklek dilakukan setelah seminggu kelahiran. Untuk memilih waktu pelaksanaan aqiqah bebas dipilih bagi setiap orang tua.

Dari Buraidah dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda:

اَلْعَقِيْقَةُ تُذْبَحُ لِسَبْعٍ، أَوْ ِلأَرْبَعَ عَشَرَةَ، أَوْ ِلإِحْدَى وَعِشْرِيْنَ.

‘Aqiqah disembelih pada hari ketujuh atau hari keempat belas atau hari kedua puluh satu.”(H.R Baihaqi dan Thabrani).

3 Mencukur dan Memberi Nama

Salah satu hal sunnah yang dilakukan ketika acara aqiqahan yaitu mencukur rambut bayi. Selain itu orang tua juga sekalian memberikan nama untuk anak tersayangnya. Maka hal ini jangan dilupakan ketika akan mengadakan acara tasyakuran aqiqah untuk anak.

Kebolehan Aqiqah Kambing Betina

Hewan disembelih saat aqiqah biasanya adalah kambing. Lantas haruskah kambing aqiqah harus jantan? Sebenarnya tak ada mahdharat jika memilih jantan maupun betina untuk aqiqah anak karena tidak dipermasalahkan.

Dalam redaksi hadits juga tidak dikatakan perintah aqiah harus dengan kambing jantan. Namun sebagian besar ulama berpendapat aqiqah lebih utama dengan menggunakan kambing jantan sesuai dengan syarat keutamaan kambing qurban. Meskipun ada perbedaan aqiqah dan qurban dalam pelaksanaan dan hukumnya.

Imam An-Nawawi dalam Al-Majmū’ Syarḥ al-Muhadzzab juga pernah menjelaskan terkait kebolehan untuk memilih jenis kelamin jantan maupun betina untuk aqiqah.

Aqiqah Dengan Kambing Betina
Ada perbedaan pendapat dalam perkara Aqiqah. Sumber Unsplash

ويجوز فيها الذكر والانثى لما روت أم كرز عن النبي صلى الله عليه وسلم أنه قال: على الغلام شاتان وعلى الجارية شاة لا يضركم ذكرانا كن أو أناثا

Artinya: “Dan diperbolehkan dalam berkurban dengan hewan jantan maupun betina. Sebagaimana mengacu pada sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Ummu Kuraz dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, bahwa beliau pernah bersabda “(aqiqah) untuk anak laki-laki adalah dua kambing dan untuk perempuan satu kambing. Baik berjenis kelamin jantan atau betina, tidak masalah.” (An-Nawawi, al-Majmū’ Syarḥ Muhazzab, Beirut: Dār al-Fikr, tt., j. 8, h. 392)

Ketentuan Hewan Aqiqah

Berikut ini beberapa syarat yang harus dipenuhi saat memilih hewan untuk aqiqah anak, tidak hanya sebatas kambing jantan atau betina:

  • Jenis hewan yang bisa digunakan saat aqiqah berasal dari mamalia kecil seperti kambing, domba, -biri-biri, dsb
  • Untuk umur kambing aqiqah anak. sama dengan syarat umur hewan qurban yakni kambing dengan minimal batas usia satu tahun.

Itulah ketentuan aqiqah dari segi pelaksanaannya dan juga syarat dari kambing yang digunakan. Dari uraian idi atas maka aqiqah dengan kambing betina tidak jadi masalah. Yang penting adalah pelaksanaan dari aqiqah harus sesuai dengan apa yang disyariatkan, dan ini sesuai demham apa yang dilakukan oleh penyedia jasa aqiqah jakarta dan sekiytarnya yakni AqiqahSatu dalam memberikan pelayanan kepada pelanggannya.